Temui Dubes Singapura, Pengurus Pusat GMKI Bicarakan Pembentukan Cabang baru di Singapura

Pengurus Pusat GMKI melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Singapura di Jakarta pada tanggal 11 Mei 2018 dan diterima langsung oleh Dubes Singapura, Anil Kumar.

Dalam hal ini, Herbet menyampaikan apresiasi GMKI kepada pemerintah Singapura yang telah menjadi tuan rumah pertemuan Kim Jong-un (Presiden Korea Utara) dengan Donald Trump (Presiden Amerika Serikat).

“Lebih jauh kami memandang bukan hanya sebagai tuan rumah, tetapi kami melihat ada upaya konkret yang dilakukan pemerintah Singapura dalam perwujudan perdamaian dunia,” Kata Herbet, Ketua Bidang Hubungan Internasional PP GMKI.

“maka dari itu kami memberikan apresiasi terhadap sikap aktif pemerintah Singapura dalam perwujudan perdamaian dunia’, tutur Herbet.

Selain memberikan apresiasi, kunjungan tersebut juga membicarakan tentang rencana GMKI membentuk cabang GMKI di Singapura.

“Singapura merupakan salah satu negara yang kami nilai konsisten dalam perwujudan perdamaian dunia, maka dari itu dipandang perlu GMKI hadir di Singapura sebagai wadah mahasiswa Indonesia yang kuliah di Singapura untuk mewarnai dan aktif dalam penjabaran ideologi Pancasila di kehidupan sehari-hari,” sambung Herbeth Marpaung.

Sementara itu, Defli menambahkan bahwa selama ini GMKI telah melakukan riset kecil terkait minat mahasiswa untuk bergabung dalam suatu organisasi, dalam hal ini GMKI.

“Kami melihat mahasiswa Indonesia sangat menantikan kehadiran GMKI di Singapura,” tutur Defli.

Ruben, Sekretaris Fungsi Hubungan Internasional PP GMKI yang juga hadir mengatakan, sebagai organisasi mahasiswa yang konsisten terhadap upaya perdamaian dunia penting diwujudkan.

“Hal ini akan semakin memperkuat apa yang menjadi cita-cita perdamain dunia, ” tegas Ruben.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Singapura menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Pusat GMKI yang telah memberikan apresiasi terhadap pemerintahan singapura yang telah berani menjadi tuan rumah pertemuan Presiden Korea Selatan dengan Presiden Amerika Serikat.

Pada prinsipnya, pembentukan cabang GMKI di Singapura merupakan langkah positif bagi mahasiswa Indonesia di Singapura.

Anil Kumar menambahkan, sebelum menerima kunjungan ini, kami telah mempelajari organisasi GMKI dan kami melihat aktivitas yang positif.

“Kami akan mempelajari kajian-kajian yang dipersiapkan Pengurus Pusat GMKI, ini manfaat positif bagi mahasiswa Indonesia di Singapura,” tutur Kumar.

Diakhir pertemuan, Pengurus Pusat mengundang Duta Besar Singapura sebagai pembicara pada acara Global Executive Comittee (World Student Christian Federation) WSCF Meeting yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 hingga 18 Juni mendatang.

Ruben menyampaikan, kehadiran Duta Besar pada forum WSCF dapat memberikan motivasi dan ide gagasan bagi WSCF dan dapat memperlihatkan komunikasi diplomasi tidak hanya dapat dilakukan G to G (Government to Government), melainkan dapat juga dilakukan oleh pemuda, dan terbukti pemerintah Singapura tidak anti terhadap pemuda.

“Pertemuan ini akan dihadiri 40 delegasi WSCF yang berasal dari 16 negara,” tutup Ruben.

Leave a Comment

Your email address will not be published.