GMKI Bandarlampung: Terorisme Harus Kita Lawan Bersama

 

Bandarlampung – GMKI Bandarlampung bersama organisasi lainnya melaksanakan aksi solidaritas sebagai bentuk belarasa dan belasungkawa atas korban bom teroris di sejumlah titik di Indonesia. Aksi seribu lilin ini dilaksanakan pada hari Senin (14/5/18) di Tugu Adipura, Bandarlampung dan diakhiri dengan menyampaikan pernyataan sikap masing – masing organisasi.

 Berkaitan dengan aksi terorisme yang terjadi, berikut pernyataan sikap GMKI Cabang Bandarlampung:

  1. GMKI Bandarlampung menyatakan ikut berbelasungkawa atas duka cita yang mendalam terhadap para korban yang terluka serta meninggal yang diakibatkan oleh aksi terror bom di beberapa wilayah terkhusus yang terjadi di Rutan Mako Brimob, gereja- gereja di Surabaya dan Mapolrestabes Surabaya. Kiranya Tuhan memberikan kekuatan bagi keluarga yang di tinggalkan.
  2. Mengecam keras tindakan terorisme yang terjadi di Indonesia
  3. Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak diam dan harus melawan aksi-aksi terorisme yang terjadi.
  4. Meminta seluruh aparat kepolisian, BIN, TNI dan lembaga-lembaga berwenang lainnya di tingkatan Provinsi untuk meningkatkan kinerjanya dan melakukan tindakan strategis dalam pencegahan tindak terorisme agar tidak terjadi hal serupa di Provinsi Lampung.
  5. Mengingatkan seluruh tokoh masyarakat tokoh publik, tokoh agama, pejabat, politisi dan akademisi untuk tidak mengeluarkan ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras, dan golongan tertentu. Ujaran kebencian merupakan salah satu faktor pemecah belah persatuan dan keutuhan ciptaan di NKRI.
  6. Meminta Dewan Perwakilan Rakyat untuk meninjau ulang rancangan revisi undang-undang anti terorisme dengan memasukkan langkah-langkah pencegahan yang lebih efektif dan sistematis serta sanksi pidana yang berat bagi para pelaku dan aktor tindakan terorisme.
  7. Meminta Pemerintah untuk melakukan pertemuan dengan komponen lembaga agama, lembaga perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan dan pemuda serta organisasi masyarakat untuk membahas langkah-langkah perlawanan terhadap paham radikalisme dan aksi terorisme.

Menutup pernyataan sikap ini, GMKI bandarlampung kembali mengingatkan bahwa terorisme harus di lawan bersama dengan berani, sistematis, dan berkesinambungan. Perlu adanya keselarasan, kebijakan dan kerjasama di antara lembaga Negara, lembaga pemerintahan,dan lembaga kepolisian serta peran penuh masyarakat dalam mengawal hal tersebut.

Tetap berpegang teguh, dengan nilai-nilai perdamaian dan menghindari unsur-unsur pemecah belah seperti ujaran kebencian dan politisasi sara yang masuk kedalam paham radikalisme.

 

Bandarlampung, 14 Mei 2018

Badan Pengurus Cabang GMKI Bandarlampung,

Romario Sihaloho – Ketua

Novelin Silalahi – Sekretaris

 

Berdamailah dengan semua ciptaan,

Ut Omnes Unum Sint,

 

#PancasiladanNKRIhargamati

#Indonesiajangantakut

#Lampunglawanteroris

#Kamitidaktakut

Leave a Comment

Your email address will not be published.