Keluarga Korban KM. Sinar Bangun Kedinginan, GMKI: Mereka Butuh Kelengkapan Istirahat

Tigaras, Simalungun – Tim posko dan investigasi independen Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) terkait tragedi tenggelam KM. Sinar Bangun memantau kondisi pencarian korban sejak 23 Juni 2018. Tidak hanya itu, tim yang beranggotakan 25 orang ini juga membantu kelengkapan istirahat, menghibur para keluarga korban, ibadah bersama dan sekali- sekali mengajak senyum bersama.

“Kami melihat kondisi keluarga korban sangat memprihatinkan. Mereka tidak memiliki tempat untuk beristirahat, bahkan harus menyewa selimut dan tikar. Saat malam tiba, dinginnya terasa menusuk ke tulang. Kami tidak tega melihat mereka. Sudah kehilangan, tapi masih harus menyewa perlengkapan istirahat. Sudah jatuh tertimpa tangga lagi, itulah yang dialami keluarga korban,” kata Martin Siahaan selaku Ketua Tim.

Martin mengatakan, hari Senin kemarin kami sudah memberangkatkan teman – teman tim membeli beberapa kebutuhan yang diperlukan ke Kota Siantar. Mereka akan membeli kebutuhan berupa selimut, tikar, kaos kaki dan kebutuhan dapur.

Sepulang dari Kota Siantar, teman – teman tim akan langsung membagikan barang-barang yang kami beli kepada para keluarga korban yang bertahan di dermaga Tigaras.

“Hal yang unik tim temukan saat membeli kebutuhan. Pemilik toko tidak mematok harga atas barang-barang yang kami beli. Kami sungguh bahagia karena kami bisa membeli penambahan kebutuhan,” kata Martin saat memberikan bantuan dan disambut tawa keluarga korban.

Salah seorang keluarga korban mengeluh akan kondisi yang mereka alami dilokasi pelabuhan. “inilah bang, ber tujuh kami dan ada lagi anak-anak ini. Kami sewa tikar dan selimut ini untuk adek-adek mu yang kecil ini. Kalau aku bisanya ku tahan-tahan pakai kardus sisa-sisa dari dapur umum. Harga penyewaan selimut dipatok 30 ribu, ruang tengah di rumah ada yang 400 ribu dan untuk tikar ada yang 40 ribu,” ucap Yoga sembari berterimakasih atas bantuan yang diberikan Tim.

Leave a Comment

Your email address will not be published.