Menteri Yohana Yembise Ajak GMKI Capai Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak

Salatiga – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise hadir dalam kegiatan Reuni Senior Perempuan GMKI dan menjadi pembicara utama dalam kegiatan tersebut pada hari Jumat (3/8/18).

 

Dalam pertemuan ini, turut juga diselenggarakan penganugerahan penghargaan yang terinspirasi dari dua orang tokoh perempuan GMKI yaitu Marie Claire Barth-Frommel dan Lebrien A. Tamaela yang banyak berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan rasa cinta tanah air.

 

Menteri Yohana mengatakan, aktualisasi diri seorang perempuan bagi masyarakat tidak terlepas dari pola kehidupan sehari-hari yang dijalani di dalam keluarganya. Bagi setiap individu, keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat serta tempat pertama dan utama.

 

“Pertahanan keluarga yang kurang baik seperti perceraian keluarga merupakan dampak buruk bagi proses tumbuh kembang anak,” tegas Menteri Yohana.

 

Sejak tahun 2009 hingga tahun 2016, kenaikan angka perceraian meningkat 16%-20%. Pada 2015 lalu, setiap satu jam terjadi 40 sidang perceraian atau sekitar 340.000 lebih gugatan cerai. Kami berharap kepada mahasiswa supaya berperan aktif dalam mengembangkan gagasan One Student Saves One Family (OSSOF). Gagasan OSSOF ini bukan hanya manfaat jangka pendek, namun juga secara jangka panjang.

 

Menteri Yohana berharap, GMKI sebagai bagian dari kaum intelektual harus terus memberikan dukungan untuk pencapaian kesetaraan gender, perlindungan, pemenuhan hak anak dan membuka akses bagi penyelesaian masalah. Karena dengan menghargai perempuan serta memberikan perlindungan dan pemenuhan hak anak, sama artinya dengan berinvestasi untuk masa depan bangsa.

 

Sekretaris Umum PP GMKI, Alan Singkali mengatakan, perempuan adalah motor penggerak peradaban manusia. Dari rahimnyalah kehidupan dimulai, yang oleh karena itu perempuan harus terus menghidupi kehidupan umat manusia.

 

Progresifitas gerakan perempuan harus berawal dengan menginspirasi orang-orang untuk saling menghidupkan, dan GMKI telah memulainya tidak hanya pada saat kegiatan ini tapi jauh sebelumnya.

 

“Reuni Senior Perempuan GMKI serta Launching Tamaela & Marie Claire Award ini adalah refleksi gerakan perempuan GMKI sekaligus menyatakan komitmen GMKI untuk memacu diri dalam ruang-ruang kesetaraan dengan gender-gender yang lain,” tutup Alan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.