Sambangi Wantimpres, PP GMKI Beri Tugas Rumah kepada Pemerintah

Foto: PP GMKI Masa Bakti 2018-2020 bersama Ketua Wantimpres, Prof. Sri Adiningsih. (GMKI/Medkominfo)

GMKI.OR.ID, Jakarta – Berlangsung satu jam, Pengurus Pusat GMKI 2018-2020  menyambangi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Kamis (6/11).

PP GMKI menyampaikan pelbagai pandangan organisasi terkait situasi terkini pemerintahan Presiden Joko Widodo. Di sambut hangat oleh Prof. Sri Adiningsih sebagai Ketua Wantimpres, pertemuan tersebut berlangsung satu jam.

Dalam pertemuan itu, Ketua umum PP GMKI 2018-2020 menegaskan bahwa GMKI turut berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan seluruh perangkat organisasi yang ada baik tingkat nasional maupun tingkat cabang.

“Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bagian yang utuh dari sebuah bangsa yang merdeka dan berdaulat dari Sabang sampai Marauke, dari Miangas sampai pulau Rote, itu adalah tanah warisan dari pejuang bangsa ini dan kita akan terus mejaganya,” jelas Korneles.

Di pertemuan itu, PP GMKI 2018 -2020 menyampaikan tiga pandangan organisasi GMKI terkait persoalan Negara hari-hari ini. Pertama, Ketua umum PP GMKI menyinggung peran negara dalam hal penutupan Gereja di Jambi.

“Kami berharap Negara segera bertindak untuk membuka segel gereja di Jambi, sehingga jemaat di tiga gereja tersebut dapat beribadah dan merayakan natal di dalam gereja yang mereka bangun,” pungkas Korneles.

Kedua, PP GMKI 2018-2019 mengecam keras atas kejadian penembakan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata di Kali Yigi-Kali Aruk kabupaten Nduga. Menyusul hal tersebut, PP GMKI juga menyampaikan turut berduka cita yang mendalam terhadap korban penembakan. Ketua Umum PP GMKI berharap kepada pemerintah agar cepat melakukan dialog serta meminta TNI tidak melakukan serangan balasan kemudian hari.

“Sebagai negara yang beradab tentu konsolidasi harus di kedepankan dan melihat secara bijaksana kejadian tersebut, jangan sampai justru akan menimbulkan korban baru di kelompok sipil, tentu tidak boleh menodongkan senjata untuk mengaku warga Indonesia, tetapi kesadaran menjadi bagian dari Indonesialah yang kemudian dapat mengakhiri konflik disana,” tegas Korneles dalam sesi tersebut.

Dalam kesempatan itu juga, PP GMKI menyampaikan agar Presiden segera membentuk tim investigasi untuk mengungkap perdagangan senjata yang digunakan kelompok separatis tersebut, serta menindak tegas oknum yang berperan dalam memasok senjata.

PP GMKI juga mengingatkan, perihal korban meninggal agar Menteri PUPR dan Meteri BUMN segera mengintruksikan kepada PT. Istana Karya untuk memberikan tunjangan kepada keluarga korban yang ditinggal, termasuk Pihak Militer yang gugur di lapangan.

Ketiga, dalam pertemuan itu juga PP GMKI memastikan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga tidak hanya fokus kepada Olahraga ataupun kisruh PSSI pada saat ini. Sekretaris Umum PP GMKI 2018 – 2020, David Sitorus menandaskan agar kegiatan-kegiatan Kementerian Olahraga dan Pemuda harusnya menyentuh kepada persoalan Pemuda, seperti penanaman nilai-nilai kebangsaan.

“Kami berharap melalui lembaga Wantimpres dapat memberikan masukan bahwa Kemenpora harus terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan penanaman nilai-nilai kebangsaan bagi pemuda karna mau tidak mau,suka tidak suka sepuluh tahun mendatang generasi muda saat inilah yang akan memimpin bangsa ini, jika nilai dan pemahaman kebangsaan tidak kuat maka dikawatirkan akan tumbuh gerakan-gerakan sparatis baru,” tutup David dalam sesi pertemuan tersebut.

Dipenghujung pertemuan Ketua Umum PP GMKI 2018-2020 berharap melalui pertemuan tersebut, Wantimpres dapat menyampaikan pelbagai pandangan Organisasi GMKI kepada Presiden untuk segera diselesaikan.  Adapun Ketua Wantimpres, Prof. Sri Adiningsih menyampaikan terimakasih kepada PP GMKI 2018-2020 karena konsisten tetap mengawal dan memberi masukan kepada Negara melalui Wantimpres.

Penulus: Yoshua Abib Mula Sinurat
Editor: Benardo Sinambela

Leave a Comment

Your email address will not be published.