Terpilih di Konpercab VIII GMKI Padangsidempuan, Robet Pasaribu: Kita Harus Semakin Solid

Foto: Pengurus Pusat GMKI bersama peserta Konpercab ke-VIII GMKI Padangsidimpuan. (GMKI/Medkominfo)

GMKI.OR.ID, Padangsidimpuan – Konperensi Cabang ke-VIII GMKI Padangsidipuan telah terlaksana dengan sukses dan berhasil menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai forum tertinggi di tingkatan cabang.

Pelaksanaan kegiatan Konpercab ke-VIII GMKI Padangsidimpuan resmi dibuka oleh Ketua Bidang Media Komunikasi dan Informasi PP GMKI M.B 2018-2020, Benardo Sinambela pada hari Jumat (07/12/2018) dan ditutup pada hari Sabtu (08/12/2018) bertempat di Aula Kantor Pusat GKPA Jl. Teuku Umar Padangsidimpuan Selatan.

GMKI Padangsidimpuan adalah salah satu cabang GMKI yang paling aktif di Provinsi Sumatera Utara, dengan dinamika penatalayanan dan potensi yang terkonsolidasikan dengan baik. Hubungan yang terbangun dengan organisasi setingkat yang ada di Kota Padangsidimpuan juga terjalin dengan baik, hal ini dibuktikan dengan kehadiran pengurus dari berbagai organisasi setingkatan cabang.

Kepemimpinan BPC GMKI Padangsidimpuan Masa Bakti 2016-2018 ditangan Ferdinand Sihombing sebagai Ketua dan Douglas Kantona Lumbantobing diapresiasi oleh PP GMKI dalam hal ini Benardo Sinambela, karena dinilai sangat progresif dan memiliki integritas tinggi dalam melaksanakan setiap tanggungjawabnya masing-masing, termasuk mengantarkan GMKI Padangsidempuan hingga pada forum Konpercab ke-VIII tahun 2018.

“Kami dari PP GMKI sangat mengapresiasi kinerja dan integritas saudara/I dalam penatalayanan ini, hingga akhirnya kita sampai di forum Konpercab tahun ini. Ingatlah, bahwa proses pertanggungjawaban yang nantinya akan lalui di forum ini tidaklah semata-mata hanya pertanggungjawaban konstitusional, namun lebih dalam adalah merupakan pertanggungjawaban iman,” ungkap Benardo Sinambela dalam sambutannya di acara pembukaan Konpercab ke-VIII GMKI Padangsidimpuan.

Senior yang hadir pada saat yang sama juga turut mengapresiasi para pengurus cabang dimasa bakti 2016-2018, karena keberadaan GMKI masih tetap diperhitungkan, dan terlebih bisa memberi warna yang khas dalam dinamika kedaerahan yang ada di Kota Padangsidimpuan.

“Kami sebagai senior masih merasa bangga, karena GMKI di Padangsidimpuan masih tetap eksi di kepemimpinan BPC saat ini, dan hal itu juga yang selalu menjadikan GMKI cukup memberi warna dalam dinamika persoalan kedaerahan kita di Kota Padangsidimpuan,” ungkap Timbul Simanungkalit saat memberi sambutan selaku perwakilan senior.

Setelah berkonperensi selama 2 (dua) hari penuh, akhirnya forum mengambil beberapa keputusan penting, salah satunya adalah dengan terpilihnya BPC GMKI Padangsidimpuan Masa Bakti 2018-2020 yang baru, dipimpin oleh Robet Rimhot Pasaribu dan Wistika Sipahutar, masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris.

Robet Rimhot Pasaribu mengajak semua civitas gerakan yang ada di GMKI Padangsidimpuan agar tetap menjaga solidaritas demi menjaga eksistensi dan bersama-sama membesarkan organisasi di Kota Salak, Padangsidimpuan.

“Saya harap kita semua solid, kompak kedepan untuk membersarkan organisasi kita di Padangsidimpuan ini,” tegas Robet dalam kata sambutannya di acara penutupan Konpercab ke-VIII GMKI Padangsidimpuan.

Selain itu, dalam rangka melebarkan sayap-sayap organisasi, Robet menegaskan akan membentuk Komisariat GMKI Padangsidimpuan di perguruan-perguruan tinggi yang ada di Kota Padangsidimpuan dalam waktu 4 bulan setelah pelantikannya.

“Konpercab mengamanatkan BPC masa bakti ini untuk melaksanakan pembentukan Komisariat melalui komisi pembahasan Statuta Cabang, maka saya dan teman-teman akan menjalankannya secepatnya setelah kami dilantik nantinya,” tegas Robet menambahkan.

Senada dengan itu, Ketua BPC Demisioner, Ferdinand Sihombing berpesan agar nantinya dimasa bakti berikut, BPC harus selalu bersama-sama dalam merencanakan, menjalankan hingga mempertanggungjawabkan programnya di forum Konpercab selanjutnya.

“Semoga nantinya, jika teman-teman dilantik sebanyak 11 (sebelas) orang, kami harapkan bisa salalu bersama-sama dalam merencakan, menjalankan dan mempertanggungjawabkan programnya kemudian di forum Konpercab selanjutnya,” pesan Ferdinand dalam kata sambutannya.

PP GMKI menegaskan, peran GMKI agar senantiasa disinergikan dari Pusat hingga cabang/daerah, terlebih dengan kebijakan-kebijakan berbau kebangsaan, ditengah-tengah goncangan dan krisis semangat nasionalisme, krisis keteladanan para politikus yang semata-mata hanya mengedepankan perebutan kekuasaan, tanpa memperhatikan dampak dari narasi-narasi politik identitas yang mereka gaungkan.

“Kita harus hadir untuk membumikan semangat kebangsaan, semangat persatuan NKRI, ditengah-tengah tantangan yang begitu kuat hari ini, dan banyaknya narasi-narasi politik identitas yang terbangun oleh para politikus ambusius yang mengejar kekuasaan, baik melalui ruang-ruang publik dan ruang-ruang virtual internet,” jelas Benardo Sinambela.

Ditambahkannya, ditengah carut-marut persatuan yang terancam, GMKI harus menjadi mediator positif ditengah-tengah perguruan tinggi, gereja dan masyarakat.

“Ketua Umum kita, Korneles Galanjinjinay disetiap kesempatan selalu berpesan, agar GMKI jadilah mediator positif ditengah-tengah carut-marut persatuan kita yang terancam, mempersatukan dan menegaskan selalu bahwa kita Pancasila,” tegas Benardo Sinambela yang didampingi Koordinator Wilayah I PP GMKI, Gito M. Pardede saat penutupan seluruh rangkaian acara Konpercab ke-VIII GMKI Padangsidimpuan tahun 2018, Sabtu (8/12/2018).

Penulis: Benardo Sinambela
Editor: Benardo Sinambela

Leave a Comment

Your email address will not be published.