Buka Sekolah Penggerak Anti Korupsi, GMKI Medan Gandeng Dikyanmas KPK RI

Buka Sekolah Penggerak Anti Korupsi, GMKI Medan Gandeng Direktorat Dikyanmas KPK RI.

GMKI.OR.ID, Medan  – Selama tiga minggu penuh GMKI bersama Direktorat Dikyanmas KPK RI bekerja sama dalam melaksanakan seleksi terhadap calon peserta yang akan mengikuti Sekolah Penggerak Anti Korupsi di gedung lantai 2 Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) GMKI Medan pada hari Jumat (10/5/2019), Jl. Iskandar Muda no.107A, Medan.

Pendidikan Sekolah Penggerak Anti Korupsi ini merupakan kerjasama antara GMKI Medan dan KPK RI dan akan dilaksanakan selama tiga hari sejak tanggal 10 – 12 Mei 2019, yang akan dilaksanakan di Medan, Sumatera Utara.

Piki Darma Kristian Pardede yang merupakan Koordinator Sekolah Penggerak Anti Korupsi mengatakan, Sekolah Anti Korupsi ini adalah metode yang diharapkan dapat menjadi penggerak dan fasilitator anti korupsi di daerah pelayanannya. Sekolah Penggerak Anti Korupsi GMKI Medan ini adalah angkatan pertama ini akan diikuti sebanyak 30 Kader GMKI Cabang Medan lintas Komisariat dan kampus, dimana calon-calon penggerak ini disiapkan untuk menyuarakan dan menyebarkan spirit anti Korupsi.

“Sekolah Penggerak Anti Korupsi akan menghasilkan fasilitator-fasilitator muda anti korupsi yang handal dan siap utus untk melakukan kampanye, sosialisasi dan edukasi anti korupsi pada masyarakat sesuai target grup yg disasar dengan menfokuskan dan menitikberatkan pada 3 medan layan GMKI yakni Perguruan Tinggi, Gereja dan Masyarakat,” kata Piki.

Piki juga menambahkan materi yang akan di inisiasi nanti ada 7 materi pokok berupa konsep teolog dalam melawan korupsi, pandangan psikologis terhadap korupsi, cara berpikir kritis dalam melawan korupsi, keterampilan anti korupsi, menyadari bahaya, dampak masif korupsi dan menumbuhkan semangat perlawanan terhadap korupsi, dan menyusun strategi pencegahan dan pendidikan anti korupsi.

“Materi nanti di konsep sesuai konteks anti korupsi ya beberepa materi diharapkan ada aksi aplikatif nanti nya, agar para peserta mampu mengimplementasikan di lihgkungan mereka” tambah Piki.

Sementara itu, Benydictus Siumlala Koordinator Program Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI mengatakan, kegiatan ini menjadi awal hubungan baik anatara KPK dan PP GMKI yang sebelumnya telah menyusun agenda FGD di gedung KPK RI 2018 silam.

Para peserta nantinya akan menjadi champion-champion anti korupsi yang dapat menyebarkan nilai-nilai integritas di daerah masing-masing. Namun perlu diingat, bahwa menjaga integritas itu tidak mudah.

“Jalan yang ditempuh akan terjal dan berliku. Jadi KPK berharap kepada para peserta nantinya untuk selalu bersemangat dalam menyebarkan nilai-nilai integritas,” tutup Benydictus.

Benydictus berharap GMKI dan KPK tetap konsisten menjalankan kampanye yang nantinya akan menyentuh semua lini masyarakat dengan metode persuasif.

Leave a Comment

Your email address will not be published.