GMKI : Mahasiswa Harus Turun Membangun Desa

Jakarta – Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia diwakili oleh Novelin Silalahi (Bendahara Umum PP GMKI), Prima Surbakti (Kabid Aksi dan Pelayanan), Timotius Lubis (Sekretaris Fungsi Masyarakat) bertemu dengan Wamen PDTT Budi Arie di Gedung C Kementerian PDTT (23/02/2021)

Menurut data BPS tahun 2020 sebanyak 56,7 persen masyarakat Indonesia tinggal di wilayah perkotaan. Diprediksi tahun 2035, masyarakat yang tinggal di perkotaan mencapai 66,6 persen. PP GMKI melihat laju urbanisasi yang tinggi akan menjadi persoalan di masa depan.

Di perkotaan, wilayah akan menjadi kumuh, masifnya pencemaran lingkungan, kemacetan lalu lintas dan tingkat kriminalisasi tinggi sedangkan di desa usia produktif rendah, dan pengelolaaan lahan menurun.

Oleh karena itu, PP GMKI mendorong program “GMKI untuk Desa” kepada Wamen PDTT. Program ini sebagai bentuk pengbadian mahasiswa kepada masyarakat di desa.

Program ini bagus, saya mendukung program ini ucap Budi Arie Setiadi. Budi aArie menyampaikan terdapat 21.000 desa yang masih terisolasi dan tertinggal. Desa tersebut berada di Nias, NTT, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Pembangunan desa bisa diawali dengan peningkatan SDM melalui pendidikan hingga Pembangunan Infrastruktur.

Wamen PDTT meminta GMKI berperan menjadi tenaga pengajar untuk membantu siswa di desa. Selain itu, Wamen PDTT mendorong GMKI untuk mengorganisir pemuda desa dalm menciptakan kegiatan usaha kreatif dan membangun BUMDes.

Mewakili Ketua Umum PP GMKI, Prima Surbakti (Kabid Akspel PP GMKI) mengungkapkan program Bina Desa bisa mendorong produktifitas dan kemandirian desa. Melalui kader-kader GMKI seluruh Cabang se-tanah air, GMKI siap menjalankan program Bina Desa.

Kami berharap bekerja sama dengan semua instansi dalam membangun kemandirian desa tutup Prima Surbakti.

Leave a Comment

Your email address will not be published.