Seruan Natal Pengurus Pusat GMKI Masa Bakti 2016-2018

14 May 2017 07:58:45 || Penulis:PENGURUS PUSAT


Dalam rangka menyongsong Hari Natal 2016, PP GMKI masa bakti 2016-2018 merasa terpanggil mengeluarkan seruan Natal bagi seluruh Civitas Gerakan se-tanah Air. Kelahiran Yesus Kristus hendaklah dimaknai sebagai momen perdamaian Allah dengan manusia, manusia dengan sesamanya serta manusia dengan lingkungan. Perdamaian yang sudah dilakukan oleh Yesus adalah perdamaian yang holistik. Segala bentuk kekerasan dan ketidakadilan yang dilakukan oleh manusia yang menyakiti dan merugikan manusia serta ciptaan lainnya bisa merusak karya perdamaian yang dilakukan oleh Yesus. Perayaan Natal Tahun ini kiranya dapat diejawantahkan di bawah terang Tema "Berdamailah dengan Semua Ciptaan" (Bdk. Kolose 1 :15-23) dan sub-tema Membudayakan hidup damai dan adil dalam membangun relasi dengan semua ciptaan sebagai wujud persaudaraan di Negara Pancasila. Kiranya dengan nalar kritis dan kerendahan hati kita dapat menghayati dan mengaktualisasi tema dan sub-tema tersebut dalam Natal tahun ini. PP GMKI menghimbau civitas gerakan untuk terus menghadirkan karya pendamaian Kristus dalam relasi dengan sesama manusia dan ciptaan. Perdamaian itu merupakan aktualisasi dari keteladanan dalam lingkaran pengajaran Kristus. PP GMKI mengajak seluruh civitas GMKI se-Tanah Air dalam perayaan Natal tahun ini untuk mengumandangkan suara kebenaran dengan terus mengkampanyekan semangat Kerukunan dan Persatuan dalam bingkai ke-bhinekaan. GMKI se-Tanah Air harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan menolak setiap upaya pecah belah, sektarian, dan radikalisme dengan alasan apapun. Kiranya dalam perayaan Natal kali ini, segenap civitas GMKI tidak terjebak pada ritus dan senantiasa melakukan gerakan proaktif yang menggugah kesadaran berbangsa dan berdampak positif. Natal harus dimaknai secara inklusif, maka segenap civitas GMKI hendaknya dapat merefleksikan makna Natal bersama setiap insan ciptaan, dengan latar belakang agama, suku, dan golongan apapun. Mengajak segenap elemen bangsa agar tidak mudah terpancing dengan isu SARA yang merusak kerukunan berbangsa. Hendaklah keberagaman kita pandang sebagai kekayaan bangsa yang unik dan tidak dimiliki oleh bangsa dan negara lain sehingga kita akan selalu berusaha menjaga stabilitas bangsa. Kiranya Natal tahun ini dapat dimaknai dengan Berdamai dan Membangun Relasi yang Konstruktif dalam Kepelbagaian dengan Kesetiaan dan Tanggung jawab (Bdk. Lukas 10 : 29-37). PENGURUS PUSAT GERAKAN MAHASISWA KRISTEN INDONESIA MASA BAKTI 2016-2018 Sahat Martin Philip Sinurat Ketua Umum Alan Christian Singkali Sekretaris Umum



Baca Juga