Dukung Kembangkan Kualitas Pendidikan, PP GMKI Adakan GMKI Mengabdi

21 Jul 2017 15:42:16 || Penulis:PENGURUS PUSAT


Kualitas Pendidikan dari hari kehari masih rendah, dan sangat membutuhkan dukungan dan sentuhan dari semua kalangan. Jika dahulu Kita dikenal sebagai Negara yang mutu dan kualitas pendidikannya terbaik, sehingga banyak bangsa asing yang berbondong-bondong untuk belajar di Indonesia, atau meminta guru-guru Indonesia agar menjadi tenaga pendidik diluar Negeri, namun saat ini berbanding terbalik, terbuki bahwa putra-putri terbaik Indonesia lebih dominan memilih untuk mengenyam pendidikan diluar negeri ketimbang di Negara sendiri.

Berdasarkan data Unesco dan PISA serta beberapa peneliti dunia menyebutkan bahwa peringkat kualitas pendidikan Indonesia sangat mengkhawatirkan. Kualitas pendidikan di Negara Indonesia menduduki peringkat 10 dari 14 Negara, dan lebih parahnya lagi bahwa kualitas guru-guru Indonesia menduduki peringkat 14 dari 14 Negara. Bukan sampai disitu saja, budaya literasi yang dimiliki oleh anak didik pada zaman ini juga sangat terbelakang dan menempati posisi akhir yaitu dari menempati peringkat 39 dari 42 Negara. Ini merupakan kesalahan Negara karena tidak serius dalam mengenal pendidikan diindonesia dan segala dinamikanya

Tidak sampai disitu saja, sisi lain yang menjadi problema mendasarkan bagi bangasa adalah ketika disiplin ilmu tidak lagi siap untuk mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik sebagaimana mengaktualisasikan ilmu pendidikan yang ditempuh selama 4-5 Tahun untuk mendapatkan gelar sarjana, kini sarjana-sarjana Pendidikan lebih memilih untuk focus bekerja sebagai staf administrasi diperkantoran, bekerja di Bank (sebagai teller atau sejenisnya) dan sebagai Pegawai negeri sipil (bukan bertugas didinas pendidikan) dan itu berdampak dan justru memperburuk kualitas pendidikan.

Maka dari permasalahan tersebut, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) sebagai organisasi yang terpanggil melalui pelayanannya memliki tanggungjawab besar dan turut hadir untuk mengabdi demi mewujudkan kepentingan dan cita-cita bangsa, serta melahirkan pemimpin dan penggerak yang ahli dan bertanggung jawab ditengah-tengah Trimatra Pelayanannya.

“Komitmen GMKI sampai saat ini masih tetap bertanggungjawab dan akan ambil bagian guna maksud mendorong dan mengawal perubahaan serta menjembatani gumulan medan layan organisasi dengan cara menghadirkan instrument kaderisasi guna mempersiapkan pemimpin dan penggerak yang ahli dan bertanggungjawab secara paripurna.” Hal tersebut disampaikan Saddan Sitorus, S.H, Sekretaris Fungsi Aksi dan Pelayanan Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia.

Ditambahkan saddan, bahwa untuk menjawab dinamika tersebut, seluruh Kader GMKI harus secara bersama dari Sabang sampai Merauke melakukan gerakan membangun Negeri melalui jalur pendidikan, “ maka diperlukannya dukungan yang besar untuk membentuk Pelatihan dan Advokasi oleh kader untuk melanjutkan eksistensi gerakan, agar setiap kader GMKI bertanggung jawab terhadap eksistensi organisasi dalam panggilan profesinya, sebab Pendidikan itu adalah pintu masuk mengenal dunia lebih luas” sambung Saddan.

Sebagai Gerakan nyata, melalui program dimiliki GMKI untuk mendukung dunia pendidikan agar tidak tertinggal dan berprestasi, sesuai amanah Pleno I Pengurus Pusat Gerakan Mahasiwa Kristen Indonesia maka akan dibentuk program yaitu “ GMKI Mengabdi “. “ ada dua kategori yang Kami bisa jabarkan baik secara internal maupun Eksternal dari Tujuan dan manfaat dari program GMKI tersebut, antara lain tentu akan membantu kader yang memiliki disiplin ilmu pendidikan untuk tetap yang focus sebagai tenaga pendidik yang berkarakter dan sekaligus Secara Eksternal, sebagai wadah pembelajaran bagi kader untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan bagi masyarakat dan Sumber daya manusia sebagai tenaga pendidik (menciptakan fasilitator Pendidikan) “ Jelas Saddan

Selanjutnya, Program GMKI Mengabdi tersebut akan dirilis dan disebarkan kepada seluruh cabang GMKI seluruh Indonesia pada Bulan Juli ini diseluruh cabang GMKI seluruh Indonesia “PP GMKI akan membuatkan surat sebagai acuan dan intruksi bagi setiap cabang agar menjalankan Program GMKI Mengabdi ini seperti mendirikan rumah baca, selama 2 bulan kedepan dengan membuat laporan khusus sebagai evaluasi dan solusi untuk memperbaiki pendidikan dan menciptakan generasi bangsa baik dan berprestasi” cetusnya.

Hal senada disampaikan Sahat Sinurat, S.T., M.T. Ketua Umum GMKI, dia menyebutkan bahwa GMKI adalah Kawah Candradimuka tempat kader-kader dilatih untuk menjadi pemimpin yang ahli dan bertanggungjawab, dan memiliki empati sosial. “Program GMKI mengabdi diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk melakukan pengabdian ditengah mahasiswa untuk melakukan pengabdian ditengah siswa dan masyarakat melalui pengajaran dan pemberdayaan masyarakat. Namun terlebih dari itu, para mahasiswa juga dapat belajar-mengajar bagaimana kehidupan sehari-hari masyarakat, berinteraksi dan semakin peka melihat persoalan rakyat. Sehingga pasca mengikuti program ini, para kader dapat menjadi penyambung lidah rakyat dan menyampaikan suara kenabian yang tepat kepada para pemangku kebijakan”. Tutup Sahat.

#GMKIMengabdi