Resmi, Pernando Simbolon dan Merlyna Pimpin GMKI Cabang Padang

04 Jun 2017 08:38 || Penulis:PADANG



PADANG, GMKI.OR.ID - Pelantik dan dan serah terima jabatan BPC GMKI cabang Padang masa bakti 2017-2018 dilaksanakan di gereja sidang jemaat Allah (GSJA) pada hari Kamis, 1 Juni 2017. Dalam acara pelantikan turut dihadiri dari unsur Cipayung, SATMA Pemuda Pancasila, KNPI, pemuda – pemuda gereja dan organisasi kampus .

Ibadah pelantikan langsung di pimpin oleh Pdt. Ronald dari GKII. Dalam khotbahnya, Pdt. Ronald menegaskan untuk menjadi pemimpin yang arif, mampu memimpin yang mempersatukan dan menjadi contoh bagi anggota.

Selanjutnya upacara nasional dan upacara organisasi serta acara serah terima jabatan. Pelantikan dan serah terima jabatan dipimpin oleh Rafles Aritonang, Korwil XIII dengan  membacakan Surat Keputusan dan berita acara. Tidak hanya itu, korwil XIII juga langsung memimpin pemindahan baret dan kordon kepada seluruh jajaran BPC GMKI Padang masa bakti 2017-2018.

Ketua cabang Pernando Simbolon dalam sambutannya mengatakan, momentum pemasangan baret dan kordon tersebut sangatlah sakral yang menandakan tugas dan tanggung jawab besar yang akan kita emban pada periodesasi ini. Sebagai kader GMKI kita juga harus saling merangkul dan sama – sama menciptakan suasana yang damai.  

“Saat ini juga kita sering melihat dan mendengar berita – berita yang tidak produktif yang hanya memecah belah keutuhan berbangsa. Konsensus bangsa kita yang sudah disepakati sejak 71 tahun yang lalu telah membawa kita hingga saat ini. Pancasila telah menjawab keutuhan bangsa yang terdiri dari berbagai suku, agama dan antar golongan” kata dia. 

Pernando juga mengatakan, kita sebagai organisasi yang berlandaskan Pancasila harus sama – sama menjaga keutuhan berbangsa khususnya di Provinsi kita ini. Banyak hal-hal yang lebih produktif bagi kemajuan rakyat yang harus kita perjuangkan.

Ketua cabang demisioner Rikky F sinaga dalam kata sambutannya, beliau menekankan untuk terus yakin dalam mengemban tugas dan tanggung jawab organisasi. Sebagai anak muda kelompok cipayung dan OKP, kita  harus selektif dalam melihat persoalan yang terjadi.

Perwakilan PMKRI dalam sambutannya mengatakan, saat ini banyak isu yang melunturkan semangat kebangsaan sebagaimana cita-cita pendahulu kita. Kita sebagai pemuda harus pintar dalam menganalisis persoalan yang terjadi dan tidak boleh terlena.

Sekjen Satma Pancasila dalam sambutannya mengatakan, negara Indonesia lahir diatas 4 Pilar kebangsaan yaitu UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ikadan NKRI . Indonesia tidak pernah menjadi negara agama, tetapi Indonesia adalah negara beragam yang mempunyai agama, suku dan golongan. Kita harus sama – sama melangkah dan mendukung pemerintah dalam memajukan bangsa ini”, kata dia.

Senior freinds yang turut hadir mengatakan, sebagai pelayan tidak boleh bersungut – sungut. Harus bisa mempersatukan sebagai status antar mahasiswa dan antar pemuda gereja.      

Broery, Kabid Litbang mewakili Pengurus Pusat GMKI mengatakan, kondisi negara pada saat ini sedang dalam kondisi yang memprihatinkan. Kita dalam kondisi yang saling membenci, dan saling memprovokasi, keterpecah belahan dan isu-isu sara terus menerus menguat di daerah, dan paham - paham radikalisme yang coba menggantikan Pancasila sebagai poros negara.

“Kita harus mengendapkan Pancasila sebagai pedoman hidup dan falsafah bangsa dalam hati kita, bukan hanya sekedar simbol negara. Tidak ada warga kelas dua di Indonesia dan tidak ada penumpang gelap, maka dari itu kita sebagai warga Indonesia harus sama – sama menjaga rumah kita yaitu Pancasila”, kata dia mengakhiri kata sambutannya.